11 comments on “Retorika

  1. namanya juga retorika.
    tulisannya mengombang-ambingkan pembaca.
    pertama dibawa ke kiri, lalu dibawa ke kanan, hingga lupa tempat dasar lu berpijak (lupa dulunya ada di kiri atau kanan). yang pastinya untuk menggugah pembaca yang dimaksudkan penulis yg masih hidup dengan “tradisi”.
    penulis sangat geram dan jijik melihat “tradisi” ini.

    brave idea, but action’s needed….
    soalnya bnyk yg udah mempraktekkan seruan spt penulis ini harus membayar dengan nyawa….

    nice…i really like it
    keep post

    🙂

    Like

  2. thanks to nightstalker, cape2 baca…
    biasa aja sama tradisi, nurut gw ini tulisan justru netral banget?
    wahh, salah persepsi, sifat dualisme kata nh, haha
    cuma ngebedah lingkungan doang, i’m on nobody’s side…

    it just words, hhha

    Like

  3. > biasa aja sama tradisi, nurut gw ini tulisan justru netral banget?
    dimana netral nya?

    > wahh, salah persepsi, sifat dualisme kata nh, haha
    persepsi lu gmn? tell me…

    > cuma ngebedah lingkungan doang, i’m on nobody’s side…
    no one in nobody’s side. everyone has at least one perception about something.

    cheers..
    😀

    Like

  4. gw, pernah berpikir tetang hal yang sama, & nulis hal yang mirip..
    yey! nambah satu orang lagi yang benci dengan sistem yang ada.. stereotyping dll.. atau yang lo sebut dengan “tradisi” hihihih..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s