<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>...doe set free...</title>
	<atom:link href="http://tesakaban.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tesakaban.wordpress.com</link>
	<description>run after the Lord</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 07:23:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tesakaban.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1edf733f1084d6178c44930ed6c9f8c5?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>...doe set free...</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tesakaban.wordpress.com/osd.xml" title="...doe set free..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://tesakaban.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memory shapes feelings</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2011/09/08/memory-shapes-feelings/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2011/09/08/memory-shapes-feelings/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 18:17:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=898</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini rasanya saya ga punya sesuatu untuk dikerjakan. Untuk dipikirkan, banyak. Tapi ini lewat tengah malam, waktu baik dan permitted untuk mengingat kembali. Pikiran kembali mencoba mentransformasi masa ini kembali ke masa lalu. Hebat ya, gimana memori dan perasaan bisa saling mempengaruhi. Saya merasakan perasaan bahagia seperti bunga berduri yang tidak menyakitkan. Andai saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=898&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Malam ini rasanya saya ga punya sesuatu untuk dikerjakan. Untuk dipikirkan, banyak. Tapi ini lewat tengah malam, waktu baik dan <em>permitted</em> untuk mengingat kembali.</p>
<p>Pikiran kembali mencoba mentransformasi masa ini kembali ke masa lalu. Hebat ya, gimana memori dan perasaan bisa saling mempengaruhi. Saya merasakan perasaan bahagia seperti bunga berduri yang tidak menyakitkan. Andai saja tulisan yang terdiri dari kombinasi 26 huruf bisa menjelaskan memori dan perasaan yang tak berbentuk.</p></blockquote>
<p style="text-align:left;"><span id="more-898"></span><br />
Tesa kecil suka bersepeda. Rahasia yang saya miliki dan terlalu bodoh untuk diceritakan adalah, saya, kala itu, merasa cantik ketika bersepeda. Aneh? Bodoh? Iya, mungkin. Rambut pendek, kurus, kulit putih dan berbintik-bintik merah; oh tambahan, pemalu. Ga ada alasan logis kenapa merasa cantik bisa berpadu padan dengan bersepeda.</p>
<p>Mungkin ya, saya tersadar selagi menulis, saat itu saya merasa cantik karena apa yang saya imajinasikan ketika bersepeda. Seakan-akan lincah benar membuka jalan yang belum pernah saya ketahui. Mencoba kecepatan baru dalam bersepeda. Trek-trek yang menyenangkan untuk diambil. Intinya, saya merasa penting ketika duduk di dudukan kurus sepeda pink saya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:left;">Dua alasan sudah terkumpul: cantik dan penting. Masih tetap bingung? Maaf, ingat kembali, 26 huruf mencoba mengilustrasikan perasaan dan memori abstrak. Mari mencoba sekedar menghargai kata yang ada.</p>
<p style="text-align:left;"><!--more--></p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-899" title="http://www.flickr.com/photos/timstimes/" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/3556588799_c2e8c0b9e1_o.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<h3 style="text-align:left;"><span style="color:#ffcc00;">Tesa kecil bersepeda dengan M kecil</span></h3>
<p style="text-align:left;">Tesa kecil, dulunya, punya teman bersepeda. Kita namakan M kecil. M, sejauh ingatan masa kecil yang berusaha tidak saya kontaminasikan dengan panduan Tesa dewasa, adalah seorang anak yang penuh dengan rahasia, keren, dan tinggal di rumah bagus yang berdampingan dengan rumah bertaman bagus. Tesa kecil kala itu tinggal di rumah kontrakan yang berdampingan dengan rumah seorang keluarga dengan anak-anak yang terus berteriak. Seakan-akan mereka terus menerus adalah bayi.</p>
<p>Tidak ada masalah. M kecil tidak menganggap itu masalah. Kami hanya bersepeda dan itu yang penting. Mencoba gang-gang sempit yang tidak berani saya lalui seorang diri. Atau perjalanan jauh yang tidak pernah menarik bagi saya sebelumnya. <em>And now my memory sensing a passion, sensing an adventure glow. In us.</em></p>
<blockquote><p>Saya tidak terlalu ingat bagaimana ritual bersepeda sore akhirnya menjadi agenda kami. Dan, bagaimana itu berakhir. Yang memori saya katakan adalah, saat ini bunga berduri itu sedang menyayat sesuatu di jiwa.</p></blockquote>
<p>Bagaimana berakhirnya, yang saya ingat itu adalah kesalahan saya. Takut dan malu, kalau tidak salah. Tidak baik bukan, datang ke pesta ulang tahun meriah, terlambat dan tanpa kado?<br />
Saya sudah berada di depan rumah, percayalah. Tapi enggan masuk dan akhirnya berjalan pulang ke rumah. Sedih ya?</p>
<blockquote>
<p style="text-align:left;">Saat ini saya menimbang, bagaimana jika Tesa dewasa yang berada di situasi itu saat itu?</p>
</blockquote>
<p><!--more--></p>
<h3><span style="color:#ffcc00;">Dua Tahun Setelahnya</span></h3>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-900" title="http://www.flickr.com/photos/genkigenki/" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/108789541_c8f9d53e41_b.jpg?w=205&#038;h=300" alt="" width="205" height="300" />Dua tahun kemudian, saya kembali bersepeda. Dengan sepeda pink yang sama. Rumah berbeda. Tidak ada lagi M kecil. Sempat terpikir untuk menjemput M bersepeda ke rumahnya. Tapi tidak, saya hanya takut Tesa kecil sudah menjadi masa lalu bagi M yang mungkin saja sudah beranjak dewasa.</p>
<p>Dan inilah saat itu, bersepeda sendirian dan melakukan apa yang pernah dilakukan sebelumnya. Tentu ada yang berbeda, memori tentang M kecil membentuk dua perasaan bersepeda yang unik bagi Tesa kecil yang bersepeda sendirian: cantik dan penting.</p>
<p>Jalan baru, kecepatan baru dan trek baru. Semuanya dibentuk dari memori dan perasaan yang telah terpatri oleh M kecil.</p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/898/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/898/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=898&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2011/09/08/memory-shapes-feelings/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/3556588799_c2e8c0b9e1_o.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.flickr.com/photos/timstimes/</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/108789541_c8f9d53e41_b.jpg?w=205" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.flickr.com/photos/genkigenki/</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hobo dan Kimiko</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2011/09/08/hobo-dan-kimiko/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2011/09/08/hobo-dan-kimiko/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 09:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[just for fun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=854</guid>
		<description><![CDATA[My hamsters!! Here they are: Hobo dan Kimiko&#8230;. ^^ Hobo itu jantan putih, Kimiko betina coklat. Awalnya gua kira dua-duanya jenis Roborovski (Robo). Robo itu jenis hamster yang paling kecil dari semua jenis hamster, lincah dan gak suka gigit. Tapi ternyata, kok Hobo badannya gede banget ya? trus warna sama bentuknya juga beda sama Kimiko? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=854&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>My hamsters!! Here they are:</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-855 aligncenter" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/04/kim.jpg?w=497&#038;h=372" alt="" width="497" height="372" /></p>
<p>Hobo dan Kimiko&#8230;. ^^</p>
<p>Hobo itu jantan putih, Kimiko betina coklat. Awalnya gua kira dua-duanya jenis Roborovski (Robo). Robo itu jenis hamster yang paling kecil dari semua jenis hamster, lincah dan gak suka gigit. Tapi ternyata, kok Hobo badannya gede banget ya? trus warna sama bentuknya juga beda sama Kimiko?</p>
<p>Hmm, penasaran, trus nanya ke petshop dan oooh ternyata Hobo itu jenis Winter White Golden. Hahaha</p>
<p><strong>K<img class="alignright size-full wp-image-889" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/kiho.jpg?w=497" alt=""   />imiko</strong></p>
<p>Hobi: lari-lari di roda</p>
<p>Berat: 1 kali kimiko</p>
<p><strong>Hobo</strong></p>
<p>Hobi: tidur</p>
<p>Berat: 2-3 kali kimiko</p>
<p>Walopun Hobo Kimiko beda jenis, beda sifat, trus beda ukuran; mereka ga pernah berantem. Kandang Hobo dan Kimiko selalu tentram dan damai. Sebenarnya dulu waktu Kimiko sama Hobo masih umur 3 mingguan, Kimiko suka gigit Hobo. Nah waktu Hobo udah gedean badannya, Hobo balik nyerang Kimiko. Tapi gua akirnya berdoa buat mereka supaya ga berantem lagi. Soalnya hamster teman gua makan temen sekandangya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  . So, setelah didoain, Puji Tuhan ajaib hahaha, mereka ga pernah berantem lagi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-894" title="" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/hobokimidd.jpg?w=497&#038;h=373" alt="" width="497" height="373" /></p>
<p>Kalo masalah gua tentang hamster aja Tuhan peduli, apalagi yang lainnya&#8230; Haha</p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/just-for-fun/'>just for fun</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/854/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=854&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2011/09/08/hobo-dan-kimiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/04/kim.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/kiho.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/09/hobokimidd.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Chains be Broken, Life be Healed</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2011/01/29/chains-be-broken-life-be-healed/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2011/01/29/chains-be-broken-life-be-healed/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 16:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[forgiving]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini saya bangun kesiangan, agak disengaja, (: , toh bakal masih sempet untuk beres-beres kamar. Saya ngeliat kamar yang berantakan. Di bulan-bulan ini kamar saya terhitung rapi, tapi sekarang, let&#8217;s say, sedikit berantakan. Karena ngerasa jalan dan duduk di kamar sendiri udah susah, jadi saya mutusin untuk bersih-bersih mulai dari lantai. Pakaian kotor, bersih, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=796&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-809" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/01/untitled-1.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p>Pagi ini saya bangun kesiangan, agak disengaja, (: , toh bakal masih sempet untuk beres-beres kamar. Saya ngeliat kamar yang berantakan. Di bulan-bulan ini kamar saya terhitung rapi, tapi sekarang, <em>let&#8217;s say</em>, sedikit berantakan.</p>
<p>Karena ngerasa jalan dan duduk di kamar sendiri udah susah, jadi saya mutusin untuk bersih-bersih mulai dari lantai. Pakaian kotor, bersih, semi-bersih ada dimana-mana. Saya mengangkat pakaian kotor ke keranjang cucian dan pakaian bersih ke tempat setrikaan (-karena saya malas melipatnya-).</p>
<p>Pas keluar ke lorong kosan, syok. Wow, kosan saya bersih. Saya ngeliat bibi baru yang kerja pulang pergi. Dia sedang tepat berada di samping kamar saya, lagi bersihin sudut lantai dengan kemoceng. WOW, mbak Ina, yang bekerja sebelumnya, tidak pernah kedapatan pegang kemoceng, apalagi untuk bersihin sudut lantai.</p>
<p>Daerah belakang, tempat nyetrika, nyuci dan biasanya jemur pakaian, super rapi. Saya sangat senang. Yah walopun si bibi kerja pulang pergi, tapi top banget kerjanya.</p>
<p>Saya jadi teringat bibi top of the top (gelar diberikan oleh Maulita Dwasti Isnutomo aka Uli, temen sekosan, tapi bener banget, emang top banget). Kalau biasanya saya keluar kamar jam 6 an, lorong udah bersih banget. Bibi ini juga baik banget, saya lagi batuk di kamar, trus pintunya diketuk,</p>
<p>&#8220;Neng Tesa mau saya bikinin teh?&#8221; kata si bibi dengan muka cemas.</p>
<p>Tapi kini bibi top of the top udah gak disini lagi. Digantikan sama Mbak Ina yang juga udah ga kerja disini lagi.</p>
<blockquote>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#eeb444;">Mbak Ina</span><span style="color:#eeb444;"> </span></h3>
</blockquote>
<p>Saya gak terlalu dekat sama Mbak Ina. Ga kaya Bibi top of the top, dia jarang nyapa anak kosan. Bibi top of the top dulunya suka curhat ke saya kalau saya lagi masak di dapur. Mbak Ina boro-boro curhat, ngomong cuma seperlunya. Saya juga jadi memperlakukan beda, bibi top of the top saya suka beliin J.Co, dan Mbak Ina? Satu donat gopekan aja ga pernah.</p>
<p>Udah cukup lama Mbak Ina kerja di rumah, sudah tujuh bulan lebih. Saya dan teman-teman sekosan, juga Ibu kos, udah mulai terbiasa dengan keadaan rumah yang kurang bersih. Ada satu lagi kebiasaan yang aneh selama Mbak Ina di kosan, yaitu: saya merasa saya terlalu boros.</p>
<p>Kenapa setiap penarikan uang dari ATM yang dulunya cukup untuk seminggu, hari-hari belakangan cuma bisa untuk 3-4 hari. Saya merasa boros dan bersalah. Mulai menyayangkan setiap coklat yang saya berikan ke orang lain. Mulai berfikir untuk lebih hemat. Mulai tanya-tanya tentang kerja sampingan sama teman hahaha. Saya ngerasa ga enakan kalo minta ke orang tua lagi. Intinya, setiap bulan saya kurang uang.</p>
<p>Di suatu minggu siang yang indah, saya keluar kamar pengen mandi. Kamar mandi di kosan saya di luar, <em>so</em>, saya keluar dari kamar. Tapi sebelumnya saya merasa (I think God spoke to my heart) perlu untuk menghitung uang di dompet. Dua lembaran lima puluh ribu. Sip. Tutup pintu kamar, trus mandi.</p>
<p>Selesai mandi, saya bersiap-siap ke gereja. Nah, ternyata hujan, saya gak punya payung. Jadi saya pergi ke swalayan sebelah dan beli payung. <em>What surprised me a lot</em>, waktu mau bayar payung, uang saya tinggal lima puluh ribu. Ha! Wow, seseorang mengambil uang saya.</p>
<p>Besoknya, saya menset kamera video <em>on </em>dan meninggalkan kamar untuk mandi, <em>with door closed but unlocked (as always).</em> Hasilnya, setelah mandi:</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://tesakaban.wordpress.com/2011/01/29/chains-be-broken-life-be-healed/"><img src="http://img.youtube.com/vi/WCxv12qdXGA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Ada yang masuk kamar saya di menit ke-6 setelah saya meninggalkan kamar!</p>
<p><em>Who is she?</em></p>
<p>Mbak Ina.</p>
<blockquote>
<h3 style="text-align:center;"><span style="color:#eeb444;">&#8220;The Judgement Day&#8221;</span></h3>
</blockquote>
<p>Syok tralala.</p>
<p>Saya memang berharap saya tidak benar-benar boros. Tapi saya juga tidak berharap kalo ada orang lain yang ngambil uang saya.</p>
<p>Singkat cerita, video saya puter ke temen-temen sekosan (yang jadi syok juga) dan kita sepakat kasih tahu Ibu Kos malam itu juga. Dengan kuasa kesepakatan, kita menghadap Ibu Kos dan Ibu kos juga syok tralala.</p>
<p>Beberapa hari kemudian, saya, Uli (temen kosan) dan Mbak Ina dipanggil Ibu. Saya angkat bicara,</p>
<p><em>&#8220;Mbak Ina, akhir-akhir ini saya ngerasa uang saya banyak hilang. Mbak kira-kira tahu?&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Enggak.&#8221;</em></p>
<p>Ekspresinya meyakinkan, bener-bener kebingungan. Kalo saya gak punya bukti rekaman video, saya bakal percaya dan langsung ngacir ke kamar karena udah nuduh sembarangan. Saya baru nyadar kalo banyak banget orang yang bisa bohong secara meyakinkan dari kejadian ini dan setelah beberapa kali menonton Uya memang Kuya.</p>
<p><em>&#8220;Bener Mbak?&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Bener, coba aja geledah kamar saya kalo gak percaya.&#8221;</em></p>
<p>Hela nafas,</p>
<p><em>&#8220;Mbak saya punya bukti. Saya rekam di video.&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Mana?&#8221;</em></p>
<p>Saya bawa turun laptop saya dan putar. Si Mbak terkejut, terus terdiam. Kemudian, saya dan Uli coba introgasi si Mbak. Mungkin karena gak di dampingi pengacaranya, si Mbak memilih untuk bungkam seribu bahasa. Kesel campur bosan, kita terus bujuk si Mbak bicara.</p>
<p>Akhirnya dia ngaku, trus minta maaf. Dia ngaku beberapa kali masuk ke kamar, dan uangnya gak di dia. Saya ngeri tentang jumlah uang yang udah dia ambil. Seingat saya, mama mengirim ulang uang untuk 3 bulan, artinya pencuriannya bernilai sangat besar (buat saya). Saya ngeri membayangkan bisa-bisanya tega ngambil uang segitu banyak. Saya ngeri membayangkan perasaan ketakutannya masuk ke kamar saya. Saya ngeri membayangkan.. kalau saya ada di posisi dia.</p>
<p>Pastilah dia ga mau mencuri. Dan saat itu berada di depan saya, tertangkap, merasa bersalah, kedok terbuka. Saya mengerti, muka masam selama ini, memang karena ada sesuatu yang rapuh yang harus disembunyikan.</p>
<p>Saya ga yakin apa yang harus sebenarnya saya lakukan, tapi saya menutup pertemuan malam itu dengan keinginan untuk menggenapi salah satu visi hidup saya, <em>untuk memberitakan pembebasan  kepada orang-orang tawana</em>n.</p>
<p>Saya berkata,</p>
<p><em>&#8220;Saya menghargai kejujuran dan keberanian Mbak untuk mengakui kesalahan. Saya mengampuni Mbak karena sudah masuk ke kamar saya. Saya mengampuni Mbak yang sudah mengambil uang saya. Saya berharap Mbak gak melakukan hal yang sama lagi. Saya juga berharap Mbak mengerti bahwa Mbak sudah diampuni sehingga gak lagi dihantui rasa bersalah.&#8221;</em></p>
<p>Saya, Uli dan Mbak Ina terdiam.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#f6a859;">Malam itu, saya merasa tidak tahu harus belajar apa dari kejadian tersebut. Tapi seseorang sudah belajar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Saya berharap, bahwa pengampunan yang sudah saya lepaskan bisa membebaskan dia, sama seperti pengampunan yang pernah saya terima pernah membebaskan saya.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:left;">Saya rasa malam ini cukup.<em></em></p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/forgiving/'>forgiving</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/796/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=796&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2011/01/29/chains-be-broken-life-be-healed/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2011/01/untitled-1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Things happen for a reason.</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/10/25/things-happen-for-a-reason/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/10/25/things-happen-for-a-reason/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 18:14:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[faith]]></category>
		<category><![CDATA[reason]]></category>
		<category><![CDATA[trouble time]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=736</guid>
		<description><![CDATA[Which one do you prefer? &#8220;Everything happens for a reason&#8221; OR &#8220;everything is pointless&#8221; Being someone who truly believes in God, you might prefer &#8220;Everything happens for a reason&#8221;, just to make sure it suits you more. The question is, is it true? Choosing vanilla ice cream instead of chocolate ice cream does mean something, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=736&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-737" title="trouble time" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/alone.jpg?w=497&#038;h=331" alt="" width="497" height="331" /></p>
<p>Which one do you prefer?</p>
<p>&#8220;Everything happens for a reason&#8221; OR &#8220;everything is pointless&#8221;</p>
<p>Being someone who truly believes in God, you might prefer &#8220;Everything happens for a reason&#8221;, just to make sure it suits you more. The question is, is it true? Choosing vanilla ice cream instead of chocolate ice cream <em>does </em>mean something, do you think?</p>
<blockquote><p><span style="color:#cea530;"><em>I do not believe that good and bad always balance out in the end.</em></span></p>
<p><span style="color:#cea530;"><em>I do not believe that cause and effect theory has something to do with my whole life path.</em></span></p>
<p><span style="color:#cea530;"><em>I do not believe things happen just because: that is the randomness of life.</em></span></p></blockquote>
<p>I <em>do </em>think  so.<em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p>People love quotes, and as you see, some adores them without even bothering to know the meaning. <em>Just because it sounds cool.</em> There seems to be a trend of being hooked up in these so-called &#8216;wise words&#8217;.</p>
<p>Please don&#8217;t think that I am trying to make a fool of anyone, what i am trying to say is, you deserve more than just an empty phrase.</p>
<p>However, the “things happen for a reason” phrase is a perfect  example of something that people accept without even  really understanding it. In our society, there is a common point of view seeing something in a good way.</p>
<p><em>Well, we have 360 degree to evaluate a problem, don&#8217;t we, so why don&#8217;t we see a problem in a good way? There&#8217;s nothing completely bad ever happens, there&#8217;s always something good to take from it.</em></p>
<p>I do not agree.</p>
<p>For me, personally, if something bad happens to me, I&#8217;d rather not try hard to reveal &#8216;the good lesson&#8217;. It won&#8217;t make me any better. It is irrelevant. For example, your boyfriend cheats on you, it is something bad. Then you try to find something good in a bad condition. <em>Maybe God will give someone who loves me more. He just doesn&#8217;t deserve me.</em></p>
<p>There&#8217;s nothing wrong with hope and optimism, I am a person full of hope, but trying to make sense of tragedy with weak compromises simply cheapens your life value.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-738" title="faith-and-reason" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/faith-and-reason.jpg?w=497" alt=""   />I remember being in a bad situation for about six months. It was nothing good at all. Those negative feeling, those hurt, it all blame me inside. No good lesson, there&#8217;s no lesson, but listen carefully to what i am saying, <em>there was God comforting me in time of trouble</em>. Throughout my problem, He delivered me to the next level where I transformed to be someone stronger. As life tears you down, it builds you up.</p>
<p>Problems make you stronger. Furthermore, God uses problems to fix up your character. I do not need any reason to keep on walking on my life path when storm comes on my way. <em>I just need faith</em>.</p>
<p><span style="color:#dbb323;"><strong>Things <em>do</em> happen for a reason, simply to make you stronger for it once you overcome them.</strong></span> Instead of trying to look for reasons why something bad might not  be so bad after all, why not accept that bad things happen, and feel the hand of God shaping you.</p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/faith/'>faith</a>, <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/reason/'>reason</a>, <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/trouble-time/'>trouble time</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/736/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/736/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=736&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/10/25/things-happen-for-a-reason/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/alone.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">trouble time</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/faith-and-reason.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">faith-and-reason</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bulan bintang dan bintang David</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/10/22/bulan-bintang-dan-bintang-david/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/10/22/bulan-bintang-dan-bintang-david/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 18:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[bulan bintang]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Hari kedua di hari raya, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti orang tua bersilaturahmi dengan kerabat yang sedang merayakan hari kemenangannya. Tapi tidak semua, hanya yang terakhir yang tersisa di hari itu. Berbekal kue kering yang dibeli di sebuah toko roti, sekiranya ritual berkunjung sudah cukup pantas saya lakoni sejauh ini. Saya sebenarnya tidak suka bepergian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=702&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Hari kedua di hari raya, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti  orang tua bersilaturahmi dengan kerabat yang sedang merayakan hari  kemenangannya. Tapi tidak semua, hanya yang terakhir yang tersisa di  hari itu. Berbekal kue kering yang dibeli di sebuah toko roti, sekiranya  ritual berkunjung sudah cukup pantas saya lakoni sejauh ini. Saya  sebenarnya tidak suka bepergian keluar rumah. Bukan karena malas bertemu  dan berbicara dengan orang-orang, tapi entah mengapa keadaan rumah yang  paling membosankan-pun selalu mengenggankan saya untuk dapat menilai  hari diluar tembok.</strong></p></blockquote>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-724" title="walk alone" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/walkalone2.jpg?w=497&#038;h=332" alt="" width="497" height="332" /></p>
<h4>Tapi tidak hari ini, buktinya saya dan keluarga sudah keluar dari mobil dan berjalan menuju sebuah gang sempit. Hal pertama yang saya rasakan adalah hawa yang panas. Ada dua hal yang paling mengganggu dengan cuaca kota kelahiran saya ini. Pertama, saya merasa sulit untuk mengambil nafas panjang. Kedua, ntah benar karena pengaruh cuaca, di kaki dan tangan saya selalu muncul  bintik-bintik merah yang hanya akan hilang setelah hari ketiga saya kembali ke Bandung. Tapi saya mulai menikmati bintik-bintik ini layaknya seorang Eropa bangga dengan warna kulitnya yang coklat sehabis berjemur di pantai Kuta.</h4>
<h4>Saya menyerngit memicingkan mata dan mulai berjalan memasuki gang ini. Tidak peduli penamaan gang yang belum pernah saya masuki ini sebelumnya,  saya melangkahkan kaki dengan fungsi hubungan logaritma seperti kurva Hurter &amp; Driffeld yang hanya bisa dilinearkan jika intensitas cahaya labil yang masuk dapat diabaikan. Tidak penting. Yang penting saya tiba di depan pintu rumah yang dituju.</h4>
<h4>Pintu diketuk, belum ada jawaban. Setengah berharap mereka sekeluarga pergi entah kemana. Mungkin berkunjung. Mungkin berlibur. Atau berkunjung ke rumah kami tanpa sepengetahuan kami. Dan kami tidak berpapasan dan tidak saling menghubungi dan hari diakhiri dengan sekedar makan malam di rumah saja. Tuhan tidak mengijinkan, dan  karena segala sesuatu terjadi dengan seijin yang diatas: pintu terbuka dan kami disambut.</h4>
<h4>Karena saya memusatkan semesta tulisan ini pada saya, apa yang saya alami dan apa yang saya dapatkan; maka maaf buat tokoh yang tereliminasi nama dan perannya.</h4>
<h4 style="text-align:center;">***</h4>
<h4>Pak Supir membuka pintu menyambut kami. Senyum pun kami lemparkan. Ucapan &#8220;selamat datang hari raya&#8221; &#8220;apa kabar&#8221; &#8220;silakan masuk&#8221; &#8220;terima kasih&#8221; membuka silaturahmi ini.</h4>
<h4>Saya selalu suka dengan rumah tua. Tapi udara pengap ini, ahh. Saya gerah. Tapi tentu tidak bisa berharap banyak karena rumah ini berdempetan dengan rumah-rumah lain. Tipikal rumah di pinggiran jalan besar di daerah ini.</h4>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-721" title="cookies" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/chocolate-chip-cookies.jpg?w=300&#038;h=216" alt="" width="300" height="216" /></p>
<h4>Dipersilakan mencicipi makanan dan minuman, saya mulai mengambil kue dari toplesnya. Para orang tua berbicara, saya mendengar. Tidak terlalu menarik. Hidung saya membaui basa basi tetapi hati saya menangkap kehangatan. Ada sisi dan dimensi yang berbeda yang dimiliki segala sesuatu. Seperti nirvana; ada yang masih mengejar, namun ada yang sudah mendapatkannya selagi di bumi.</h4>
<h4>Waktu sepertinya memang tidak dapat diprediksi, atau mungkin karena kita tidak pernah terlalu pusing memikirkannya. Saya melihat langit sudah mulai memerah ketika kami berpamitan dari rumah pak supir. Sudah jam lima sore ternyata. Kaki kami mulai melangkah lagi memasuki gang. Ibu berkata, ini kunjungan terakhir, yang saat itu sudah tidak menjadi masalah lagi buat saya.</h4>
<h4>Tidak jauh berjalan, kami memasuki pekarangan rumah. Seorang ibu sedang menjemur pakaian di pekarangannya yang luas. Suatu hal yang tidak bisa saya lihat di rumah sendiri. Kami tidak mempunyai pekarangan untuk menjemur pakaian. Pekarangan sudah terlalu semak oleh anggrek ibu saya.</h4>
<h4>Sang ibu, begitu melihat kami, segera menghentikan kegiatannya dan menyambut dengan sangat riang. Saya melemparkan senyum, merasa tersenangkan oleh keramahan sang ibu. Saya memperhatikan beliau, mencari kesedihan disana. Tidak ada, dan sayapun memasuki ruang tamunya dan mengambil tempat terbaik untuk duduk.</h4>
<h4 style="text-align:center;">***</h4>
<h4>Setahu saya, suami beliau meninggal beberapa waktu yang lalu. Setahu saya, hal itu seharusnya meninggalkan luka yang dalam. Memang suara beliau rapuh.</h4>
<h4>Cerita pun mengalir dan saya mendengar dengan sangat baik. Segala kata yang keluar saat itu terdengar sangat berharga. Beliau bercerita tentang darah yang terus keluar melalui hidung almarhum suaminya. Tentang biaya yang terlalu mahal. Tentang obat yang salah diberikan oleh pihak rumah sakit. Tentang saat-saat terakhir mereka bersama. Tentang ketidaksiapan dan kepasrahan. Tentang kematian dan saat ini, sendiri.</h4>
<h4>Saya merasakan kengerian. Segala sesuatunya tidak siap untuk kemungkinan terburuk.</h4>
<h4>Saya marah. Apa-apaan ini? Rumah sakit keterlaluan.</h4>
<h4>Kenapa dunia begitu kejam? Kenapa saya tidak bisa melakukan apa-apa?</h4>
<h4>Cerita berikutnya berdimensi lain. Bagaimana almarhum ketika sakit  mempersiapkan penggantinya untuk menjadi supir keluarga kami dan terpilihlah bapak baik yang sebelumnya kami kunjungi.</h4>
<h4>Cerita tentang bagaimana almarhum menunggu waktu di rumah saja.</h4>
<h4>Tentang mereka yang sudah tahu akhir dari semua itu.</h4>
<h4>Tentang bagaimana harus menjalani hidup sekarang.</h4>
<h4>Saya tidak tahu apa yang harus dikatakan. Sesuatu menyedihkan dan tidak harusnya terjadi, saya tahu itu. Bukan pembelajaran hidup yang harus dipetik. Bukan ketabahan yang harus ditambahkan. Tetapi penerimaan Bapa.</h4>
<h4>Menyesakkan.</h4>
<h4 style="text-align:center;">***</h4>
<h4>Sebelum kami berpamitan, ibu pemilik rumah berkali-kali mengucapkan terima kasih untuk kedatangan kami. Saya merasa sudah melakukan seribu kebaikan dengan hanya melangkahkan kaki ke tempat itu, suatu rasa terima kasih yang tidak layak untuk saya terima sebesar itu.</h4>
<h4>Kue kering khas lebaran pun dibungkuskan. Saya tahu akhir dari kue itu sebenarnya di rumah kami. Tidak akan tersentuh dan terlupa sampai akhirnya harus dibuang. Tapi saya menerimanya bak menerima sesuatu yang benar-benar saya butuhkan. Mungkin naif, tapi saya benar-benar ingin beliau merasakan penerimaan di tengah kehilangan yang dia alami. Walaupun mungkin, kehangatan saya hanya bertahan sampai saya beranjak dari pintu depan.</h4>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-719 aligncenter" title="moon star" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/moonstarpumpkin1.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<h4>Keenganan mengantar saya sampai ke pintu depan. Saat pamitan, saya tahu mungkin saya tidak akan pernah lagi ke tempat itu.</h4>
<h4>Saya melihat ke atas, kepada langit. Saya melihat bulan sabit dan bintang tepat berdampingan. Hanya berdua dan terisolasi dari benda langit lainnya</h4>
<h4>Menggetarkan hati saya. Ada sesuatu yang Tuhan sampaikan. Saya tahu secara tepat simbol apa ini.</h4>
<h4>Saya tersenym, berbisik kepada Tuhan. <em>Terima kasih</em>.</h4>
<h4>Tetap menatap hal ajaib di langit itu, saya berkata, <em>saya mengasihimu, saudara sepupu</em>.</h4>
<h4>Saya berjalan menjauh. Saya tahu ada kesedihan dan entah bagaimana, saya merasa menjadi seorang yang berbeda petang itu.</h4>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/bulan-bintang/'>bulan bintang</a>, <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/lebaran/'>lebaran</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/702/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=702&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/10/22/bulan-bintang-dan-bintang-david/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/walkalone2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">walk alone</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/chocolate-chip-cookies.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cookies</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/10/moonstarpumpkin1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">moon star</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cawan</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/04/16/cawan/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/04/16/cawan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 19:21:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[world of words]]></category>
		<category><![CDATA[Maria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[seperti wanita yang bukan siapa siapa yang tidak untuk diceritakan seperti wanita yang menunggu mati dirajam batu menangis menunggu maut seperti wanita yang menunggu di kakiNya seperti wanita yang menangis dan membuatNya menangis karena kematian kakaknya seperti wanita yang menggenggam buli-buli, dan memecahkannya di kakiNya dan yang tangisnya ikut terpecah seperti wanita yang menunggu di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=627&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>seperti wanita yang bukan siapa siapa<br />
yang tidak untuk diceritakan</p>
<p>seperti wanita yang menunggu mati dirajam batu<br />
menangis menunggu maut</p>
<p>seperti wanita yang menunggu di kakiNya</p>
<p>seperti wanita yang menangis<br />
dan membuatNya menangis karena kematian kakaknya</p>
<p>seperti wanita yang menggenggam buli-buli,<br />
dan memecahkannya di kakiNya<br />
dan yang tangisnya ikut terpecah</p>
<p>seperti wanita yang menunggu di kaki salib<br />
yang mengikuti aliran darah<br />
dengan aliran air matanya</p>
<p>seperti wanita yang datang ke kubur Yesus<br />
yang ingin sekali berjumpa<br />
walau tak akan berbicara<br />
walau yang akan ada hanya tangisan</p>
<p>seperti wanita yang menjadi saksi kebangkitan</p>
<p>seperti wanita yang menunggu janji<br />
bersama saudara berdoa menjelang hari pencurahan</p>
<p>dan dia yang setia sampai kesudahannya</p>
<p>dia yang menguras terlalu banyak air mata<br />
untuk sesuatu yang hanya dia dan Tuannya yang mengerti</p>
<p>seperti dia,<br />
saya akan ada.</p></blockquote>
<p>oleh Tesa Fiona, 16 April 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/world-of-words/'>world of words</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/maria/'>Maria</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/627/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=627&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/04/16/cawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bakul penuh mimpi dan bunga bakung</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/04/16/604/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/04/16/604/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 18:57:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[bunga bakung]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=604</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini hari yang indah, matahari tersenyum indah, bunga-bunga bakung menyapa saya di taman sejuta warna (: Bohong! haha.. Matahari gak bisa tersenyum dan bahkan saya belum pernah lihat bunga bakung&#8230;﻿ Tapi, ya, ini hari yang indah sama seperti hari kemarin yang saya jalanin. Sebenarnya kemaren itu hari yang biasa, seperti juga hari-hari yang telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=604&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Hari ini hari yang indah, matahari tersenyum indah, bunga-bunga bakung menyapa saya di taman sejuta warna (:</em></p>
<p style="text-align:justify;">Bohong! haha.. Matahari gak bisa tersenyum dan bahkan saya belum pernah lihat bunga bakung&#8230;﻿</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi, ya, ini hari yang indah sama seperti hari kemarin yang saya jalanin. Sebenarnya kemaren itu hari yang biasa, seperti juga hari-hari yang telah lewat.</p>
<blockquote style="text-align:justify;"><p>But one thing i learn from my super-blast life journey: all ordinary things surround me will always take me to the truth that i am extraordinary&#8230; (:</p></blockquote>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Berada di tengah-tengah kelas laser, saya mendekap binder winning saya, &#8216;melipat&#8217; kedua bibir dan mengangkat kepala, menatap dosen, seolah-olah sang dosen duduk di singasana nun jauh di atas sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Pikiran saya jauh melayang, ke belakang. Terpana dengan betapa cepatnya pikiran dapat bergerak. <em>Ah, andai segala sesuatu tak perlu terburu-buru.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em></em>Dan pikiran yang terkesan tergesa-gesa itu menghantarkan saya pada sebuah:<br />
buku.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Creative Writing: 72 Jurus Seni Mengarang.</em> Ditulis oleh Mbak Naning Pranoto, diberikan oleh papa saya. Saya menerima buku ini dengan bingung dan antusias. Bingung karena papa saya yang memberikan. FYI, saya jarang dibelikan buku. Malah, ini yang pertama sanggup bersarang di memori saya. Apa saya kurang tahu berterima kasih, apa memang sejak kecil saya dibiasakan membeli sendiri setiap buku yang saya suka. Entahlah. Dan juga, antusias bak mendapat harta karun. <em>And yes, the book was really great.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Ditambah ini: beberapa bulan kemudian sekolah saya tercinta mengundang Mbak Naning untuk berbicara di Hall sekolah! Mimpi apa saya? Kontan saya menemui guru bahasa Indonesia dan melobi agar semua redaksi Eureka, majalah sekolah saya, dapat menghadirinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mbak Naning, orang yang sederhana, pemikir dan berkarakter kuat. Beliau mulai berbicara sedikit mengenai bukunya (*yang dengan bangga saya cerita ke teman-teman kalo saya sudah membacanya). <em>As it goes, </em>(saat itu) saya merasa ditakdirkan untuk mengambil saja jurusan sastra. Tapi tak di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Kata Mbak Naning,</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;di Amerika ada jurusan bagus, saya menyarankannya buat yang suka menulis. Jurusannya Creative Writting&#8230;&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">dan bla bla bla.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya pun jadi mulai berpikir Bagaimana jika tidak ITB? bagaimana jika ke luar saja? Mama pasti gak setuju, Papa mungkin setuju. Tapi, setuju juga, duit dari mana?</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sejak terhenti (karena gak ada duit), saya mulai kembali ke realita: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa (bahasa, bukan sastra&#8230;)</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Did my life ended?</em> Sure no <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Ini kan bukan cerita, ini realita.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan berarti saya lupa pada yang tak teraih itu. Bukan juga karena saya tak punya mimpi lagi. Mungkin karena saya tidak (lagi) mencari kehidupan yang membuat saya bisa hidup. Saya sudah bertemu dengan Hidup.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Tentang mimpi, saya punya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentang tulisan sejarah masa depan, saya merekamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentang momen, ya saya ingin.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mau lulus tepat waktu, saya mau mentransformasi hidup banyak orang secara personal melalui kelompok sel (komsel) yang saya punya. Saya mau lebih berkarakter. Saya mau menerbitkan tulisan (apapun<em></em>). Saya mau ke luar negri, beasiswa. Saya mau bertemu &#8216;seseorang&#8217;. Saya mau punya koleksi lensa.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi kalo saya mencoba berhenti sejenak, saya rasa itu semua bahkan tidak terlalu penting! hahaha</p>
<p style="text-align:justify;"><em>What i am trying to say, i have dreams. </em>Tapi satu hal yang saya gak mau terjebak pada:</p>
<p style="text-align:justify;">pemikiran yang salah bahwa:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>my life will be perfect if my dreams fulfilled. </em></p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Karena mimpi tidak bisa menyempurnakan hidup.</em></p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sekarang saya tersenyum. Menatap kekacauan yang saya ciptakan di kamar saya. Ah, sejak kapan seniman berhak mengklaim bahwa ketidakteraturan adalah seni? Saya lebih memilih sesuatu yang rapi (untuk saat ini, untuk kamar saya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Saya memimpikan kamar yang seketika juga rapi. Saya memimpikan bilamana saya terbang tanpa sayap. Saya memimpikan matahari yang tersenyum.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Suatu saat nanti, akankah saya bertemu dengan sang bunga bakung? walau hanya setangkai&#8230; walau tak di taman sejuta warna&#8230;</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/bunga-bakung/'>bunga bakung</a>, <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/mimpi/'>mimpi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/604/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/604/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=604&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/04/16/604/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>it was (no) fun</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/27/it-was-no-fun/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/27/it-was-no-fun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 18:38:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[girl and boy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=586</guid>
		<description><![CDATA[Dilema. Bukan karena apa yang telah terjadi atau apa yang harus saya lakukan. Saya dilema menentukan judul postingan ini. Sebenarnya ada satu kata yang terlintas di benak saya, tapi terlalu vulgar, so&#8230; *** Alkisah, saya dan teman-teman sekelas sedang menunggu dag dig dug suatu ujian bernama Sensor dan Aktuator. Terasa kelas begitu gaduh, saya pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=586&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dilema.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan karena apa yang telah terjadi atau apa yang harus saya lakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya dilema menentukan judul postingan ini. Sebenarnya ada satu kata yang terlintas di benak saya, tapi terlalu vulgar, so&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Alkisah, saya dan teman-teman sekelas sedang menunggu dag dig dug suatu ujian bernama Sensor dan Aktuator. Terasa kelas begitu gaduh, saya pun memalingkan mata saya ke jendela, mencoba menyeimbangkan apa yang  terlihat dan apa yang terdengar. Saat itu pukul tiga sore. Pikiran saya menerawang, tidak ambil pusing dengan ujian yang akan saya hadapi. Pikiran saya menerawang, dan &#8216;ambil pusing&#8217; dengan ujian yang sedang dihadapi adik-adik komsel saya yang masih TPB.</p>
<p style="text-align:justify;">Jauh menerawang, mata saya akhirnya mendapati tempat persinggahan. Sebuah fenomena mencuri pandangan saya dan memaksakan saya untuk berkonsentrasi menangkap esensi dari kejadian tersebut. Saya melihat dua orang sedang berada di atap Gedung Labtek Biru.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak usah basa-basi, saya mau blak-blakan saja. Dua orang itu adalah cewek dan cowok. Dan mereka sedang <em>make out</em>.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Saat saya mencoba mencerna apa yang diinformasikan oleh mata saya, kegaduhan kelas bertambah parah dan beberapa orang teman mulai berlarian ke jendela. Ternyata mereka juga mendapati &#8216;penglihatan&#8217; yang sama. <em>It was fun (at first) for us to watch a rare live show like this</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita berpikir: <em>wow, lama banget ya. Udah sekitar lima menit lohh</em>&#8230; <em>Astaga rumus di otak gw ilang semua</em>. <em>Sumpah, kocak abis</em>&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya cuma bisa tersenyum. Maksud saya, saya terbahak-bahak. Senang melihat reaksi teman-teman. Senang mendapat kesempatan langka ini. Senang karena itulah (secara jujur) reaksi yang meluap dari hati saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa lama kemudian, <em>live show</em> ini masuk ke <em>scene </em>yang berikutnya. Mereka ML. Di atap. Kami melihat. Teman-teman berteriak.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>(Saya berdoa, Tuhan semesta alam menguduskan pikiran kita semua. Mari kita membuka mata dan menjadi dewasa.)</em></p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah yang terjadi. Buat saya itu aneh dan menggelikan. Terjadi, dan berakhir sesaat sebelum ujian dimulai.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Sehabis ujian, saya kemudian bertemu dengan teman-teman di Perpustakaan ITB &#8211; Josephine, Bang Eko dan beberapa lainnya. Sambil menunggu teman yang lain, saya menceritakan kejadian selama ujian (dengan terbahak-bahak).</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi saat ini, saya menulis dengan mulut yang terkunci, tanpa senyum. Saya mendapati bahwa hal yang saya dan teman-teman saya lihat adalah suatu hal yang menyedihkan. Bukan reaksi saya ketika mendapati kejadian tersebut yang sangat saya sesali. Bukan. Tapi saya menyesal telah menjadikan hal ini sebagai bahan pembicaraan dan (membuatnya seolah-olah) menggelikan.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>It was fun. For me to see it for a while.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>It was fun. For the girl to do it for a while.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur bahwa Roh Kudus menahan saya dari pikiran yang tidak baik setelah hal tersebut. Tapi satu hal, saya menyesal tidak menahan hati saya untuk tidak mentertawakan mereka. Saya tahu hal itu menyakitkan; dan jika saja hati Bapa ada pada saya saat itu (saya sungguh berharap), saya bisa merespon dengan benar.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Teringat suatu kalimat yang saya senangi: <em>Bukan tentang benar dan salah, tapi soal respon</em>. Saya melihat, saya tertawa, saya tahu saya bersalah. Saat ini saya mulai menangkap apa yang Roh Kudus sampaikan, dan mulai timbul kerinduan. <em>Tuhan, saya ingin BERTEMU dengan mahasiswi tersebut.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Saya mau bertemu dengan mereka yang seperti itu. Saya mau.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Saya siap dan saya tidak akan mengeluh.</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/girl-and-boy/'>girl and boy</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/586/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=586&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/27/it-was-no-fun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dari tugas akustik kepada dee: halo!</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/24/dari-tugas-akustik-kepada-dee-halo/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/24/dari-tugas-akustik-kepada-dee-halo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 15:47:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[journey]]></category>
		<category><![CDATA[keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=549</guid>
		<description><![CDATA[Siang ini cukup shock dikejut-kejut oleh berita (setengah) salah tentang uts Akustik (mata kuliah jurusan saya, TF3204). Pagi itu (ceile), saya sedang makan pagi di himpunan selesainya dari kelas Analisa Thermal (TF adu ga penting). Terus, anak-anak pada teriak panik: UTS Akustik kelas pak Joko, kita ikut! Voillaa, dan ujug-ujug himpunan menyepi dan kucing himpunan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=549&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-562" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/2189205205_9c401bba5d.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p style="text-align:justify;">Siang ini cukup <em>shock </em>dikejut-kejut oleh berita (setengah) salah tentang uts Akustik (mata kuliah jurusan saya, TF3204). Pagi itu (ceile), saya sedang makan pagi di himpunan selesainya dari kelas Analisa Thermal (TF adu ga penting). Terus, anak-anak pada teriak panik: <em>UTS Akustik kelas pak Joko, kita ikut!</em> <img class="alignnone size-full wp-image-567" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/omg.png?w=497" alt=""   />Voillaa, dan ujug-ujug himpunan menyepi dan kucing himpunan tak bernama pun merajai selasar.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Setengah salah. </em>Karena, iya memang ada UTS, tapi format nya take home. Jadi cuma pengumuman DOANGS. Tapi saudara-saudara sebangsa setanah air, apa yang menggugah saya bukanlah tentang informasi salahnya, tapi tentang tugas Take Home nya. Daaang&#8230; kita disuruh menganalisa kondisi akustik suatu ruang yang lumayan gede secara objektif dan subjektif. Tidak terpikir SAMA SEKALI apa yang bisa saya tulis. SAMA SEKALI. Kelas favorit untuk melepas lelah semalam bergadang ini memang kurang meninggalkan berkas-berkas cahaya pelita ilmu di pikiran saya (meninggalkan berkas mimpi, iya <img class="alignnone size-full wp-image-570" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/c2b2-z-z.png?w=497" alt=""   />).</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8230; dan begitu kelas usai, saya pun beranjak dan mencoba berfikir&#8230;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Agak-agak seneng juga karena hampir semua teman di kelas genap (yang kebetulan juga orang-orang yang kurang mengerti tentang akustik ini) juga pada panik melebihi saya. Terhibur, akhirnya saya bisa berfikir.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Yussshhh&#8230; ada ide<img class="alignnone size-full wp-image-571" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/yuush.png?w=497" alt=""   />. Kamis Jumat ini ada (mungkin bukan dinamai KKR) semacam ibadah di Hall Sabuga. Adakah yang menarik? Ya? Bukan pembicara-pembicaranya (walaupun saya sangat excited dengan dua hari yang akan datang itu), tapi kata-kata &#8220;Hall&#8221;. Baiklah semua orang yang mengerti bersukacita akan kesempatan ini (<em>thanks God</em>).</p>
<p style="text-align:justify;">Terbayang kalo di acara ini bakal ada <em>praise and worship</em> (<em>fullband</em>) dan kotbah.<em> Music and speech</em>. <em>Perfect for my project</em>. Jadi imajinasi saya sudah mulai bisa merangkai kerangka makalah yang akan saya kerjakan untuk tugas ber-deadline senin pekan depan. Tinjauan Hall Sabuga dengan kesesuaiannya sebagai gedung pertunjukkan musik dan atau speech&#8230; Yippe eaaa&#8230;.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Dari dunia nyata perkuliahkan, mari mentransformasi setting tulisan ini ke dunia maya yang saya jalanin di hari ini. Tidak semua akan terceritakan karena tidak semua menarik (yang ga penting bisa diceritakan asal menarik).</p>
<p style="text-align:justify;">Selepas kuliah ketiga yaitu Kontrol Otomatik, saya bergegas ke kosan dan menghindari rapat rutin mingguan divisi proinfo (atau kominfo atau apa?). Maaf kepada Yuniar, mungkin saya mau pindah divisi haha.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesampainya di kosan, saya menghidupkan laptop, berusaha mengenang project dari Bang Hen yang diberikan kepada kami (saya dan beberapa anggota <em>multimedia ministry sion</em>). Project ini berupa video yang akan perdana diputar di <em><strong><a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=111831432166887">Easter Service &#8220;Unexposed Side From the Passion of the Christ&#8221;</a> </strong></em>dari teman-teman sesama pekerja di Unpar.<strong> </strong>Mencoba merealisasikan ide dan membuatnya nyata secara maya (tetep aja mainnya di laptop haha), saya pun mengoprek <em>Adobe After Effect </em>dengan <em>project-project</em> yang saya miliki. Dan ternyata AE saya rusak, efek dari kerusakan laptop saya beberapa pekan yang lalu. Sehingga: tertunda.</p>
<p style="text-align:justify;">Beralih ke pekerjaan lain. Saya pun mencoba melihat sisi lain mereka yang tidak saya kenal. Mulai dengan <em>blogwalking </em>dan masuk ke <em>random</em> <em>blog </em>yang sedapat mungkin saya temui.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>And what surprised me a lot</em>, saya terdampar berjelajah di sebuah blog umum yang mengangkat tema <em>good taste of style</em>, yang di dalamnya saya &#8220;bertemu&#8221; dengan seseorang yang saya kenal!! Yang adalah berupa foto (kok). <em>There my smile does its very good job</em>. <em>A missing smile</em>. <em>A sincere one</em> <img class="alignnone size-full wp-image-573" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/have-a-nice-day.png?w=497" alt=""   />. Suatu kebetulan yang luar biasa buat saya karena <em>I am fighting for this someone last two days</em>. <em>A second thankyous to God</em>&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dee. Tentang dee (bukankah dia judul saya?) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Saya membuka <a href="http://www.dee-idea.blogspot.com/" target="_blank">blog mbak Dee</a> setelah tidak terjamah selama beberapa bulan, dan menemukan <em>posting </em>yang menyenangkan. Bukan tentang topik yang diangkat mbak Dee, tapi sesuatu mengenai gaya penulisannya. Saya mengenalnya. Sangat Dee; dan saya suka.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang, menjelang detik-detik terakhir berakhirnya tulisan ini, saya sedang menunggu teman saya si DP ITB 2007 bernama Rachel untuk datang ke kosan saya (Ra! kembalikan waktu tidur, masa muda dan kamera saya&#8230;). Jadi ceritanya &#8216;beliau&#8217; akan datang untuk &#8216;meminta bantuan&#8217; saya membuat file swf portfolio &#8216;karya-karya&#8217; nya (mengapa begitu banyak tanda kutip?). Sebagai gantinya, Peri Rachel bersedia menyguhkan makan malam buat saya. Saya &#8216;terpaksa&#8217; menerima tawaran ini karena lagi ga punya uang di dompet <img class="alignnone size-full wp-image-574" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/yaeh-am-not-durnk.png?w=497" alt=""   /> akibat kemalasan singgah di ATM. Dan saya-pun merasa sama seperti Esau yang menukar hak kesulungannya (tidur malam saya) dengan kacang merah (makan malam).</p>
<p style="text-align:justify;">&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p><img class="size-full wp-image-565 alignleft" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/1534052442_83e4bb6d08.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itu saja ceramah malam ini dari saya hahaha. <em>A bunch of love to you who have read this posting!</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum saya mengakhiri tulisan ini, saya menghimbau semua <em>peepers</em> yang kebetulan membaca <em>posting </em>ini untuk MENULIS. <em>Yes, we are all have stories that we&#8217;ll never tell. But you DO HAVE story that you&#8217;d like to tell, am i right?</em></p>
<p style="text-align:justify;">Good night (might be a very long night for me&#8230;)! Sebuah malam panjang penantian akan makan malam dan malam panjang yang menyenangkan karena saya akan menyapa Bapa (sekali lagi) sebelum semuanya digantikan oleh hari baru&#8230;</p>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/journey/'>journey</a>, <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/keseharian/'>keseharian</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/549/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/549/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=549&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/24/dari-tugas-akustik-kepada-dee-halo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/2189205205_9c401bba5d.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/omg.png" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/c2b2-z-z.png" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/yuush.png" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/have-a-nice-day.png" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/yaeh-am-not-durnk.png" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/1534052442_83e4bb6d08.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>fa&#8217;me&#8217;ly</title>
		<link>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/22/famely/</link>
		<comments>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/22/famely/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 16:35:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tesa</dc:creator>
				<category><![CDATA[life telling]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tesakaban.wordpress.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[I am thinking of myself now, i am thinking about a family i have. I am thinking about the past, amazed by things that last&#8230; &#160; &#160; My Daddy. He is a lecturer. He loves to eat so much, loves talking, reading and teaching. He likes being captured haha, his hobby is travelling (he never [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=467&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote style="text-align:center;">
<h4><em>I am thinking of myself now, i am thinking about a family i have. I am thinking about the past, amazed by things that last&#8230;</em></h4>
</blockquote>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-473" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/img_11951.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p style="text-align:center;">My <span style="color:#ff6600;">Daddy</span>. He is a lecturer. He loves to eat so much, loves talking, reading and teaching. He likes being captured haha, his hobby is travelling (he never tell us about his hobby, but i assume it based on his photo collection). A patient and modest man. I am learning what is believing and how to obey God from him.</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-467"></span></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-474" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/23672_351930184416_564724416_3387620_2629147_n.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p style="text-align:center;">My <span style="color:#ff6600;">Mom</span>. She is a working mom. She is active and love reading, cooking and sharing thoughts. She plans everything well. She always has big dreams. An independent and honest woman. I am learning about giving and forgiving from her.</p>
<p style="text-align:center;"><!--more--></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-476" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/img_0059_resize.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p style="text-align:center;">My <span style="color:#ff6600;">Elder Sister</span>. She is 2 years older than me. She is stingy (oh, it&#8217;s in her blood!), modest and outgoing. She loves reading, house-cleaning (no, she&#8217;s not a cleaning service, lol), and hanging out with friends. She has a lot of close friends (actually i have a lot more friends than she is, but she gains a lot more close friends than i am). A mature and patient girl.</p>
<p style="text-align:center;"><!--more--></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-477" src="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/img_1527_resize.jpg?w=497" alt=""   /></p>
<p style="text-align:center;">My <span style="color:#ff6600;">Younger Sister</span>. I am 6 years older than her. She loves travelling, acting, playing music, singing, eating and watching (seems she has a lot of fun in her life..). She has big dreams (err, for herself). She loves drawning in fiction books (very imaginative). A lovable and submissive girl.</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<blockquote>
<h4 style="text-align:center;"><em>Here i came from and there i come for. At last, a heart to feel, a head to think and a tounge to thank&#8230;</em></h4>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/category/life-telling/'>life telling</a> Tagged: <a href='http://tesakaban.wordpress.com/tag/family/'>family</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tesakaban.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tesakaban.wordpress.com/467/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tesakaban.wordpress.com&amp;blog=6196957&amp;post=467&amp;subd=tesakaban&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tesakaban.wordpress.com/2010/03/22/famely/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d663971fc55e15304b9f6009866a32e9?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Tesa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/img_11951.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/23672_351930184416_564724416_3387620_2629147_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/img_0059_resize.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tesakaban.files.wordpress.com/2010/03/img_1527_resize.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
