“Naphtali is a doe set free
that bears beautiful fawns. (Gen 49:21, NIV)
Naftali. Pernah dengar gak?
Naftali itu anak laki-laki Yakub dengan budak perempuan Rachel, Bilha. Naftali anak kelima dari 12 cowo bersaudara keturunan Yakub, anak kedua dari Bilha dan adik seayah seibu dari Dan. Dilihat dari asal katanya, Naftali berarti: bergulat dan menang (Kejadian 30:8).
Pertama banget dengar tentang Naftali itu waktu SMA pas gereja di GBI. Jadi si pak pendeta lagi ngebahas tentang tahun di penanggalan Yahudi dan hubungan nya dengan tahun itu. Aku amazed banget sama khotbahnya karena waktu itu baru lahir baru, hehe.
‘…is a doe…’
Rusa betina. Kalo kita baca secara keseluruhan pasal 49 di kitab Kejadian ini, kita bisa menemukan beberapa dari anak Israel dilambangkan dengan hewan tertentu. Ada yang ular, ada serigala, keledai ataupun singa. Tapi Naftali beda. Dia itu gak dilambangkan dengan ‘hewan-hewan serem’, malah dilambangkan dengan suatu hal yang sangat indah. Karena saya orangnya imajinatif, saya membayangkan si Naftali ini sebagai rusa muda yang centil lari kesana kesini di tengah padang rumput hijau yang luaaas banget. I imagine her as a center of attention among the bucks. Attractive. Passionate. Energic. Dynamic. Seorang Naftali tidak terlahir untuk statis, sebaliknya, dia terlahir untuk hidup dalam kesukaan.
‘…set free..’
Kembali ke pak pendeta. Saya ga ingat tahun berapa kotbah nya, klo ga 2006 mungkin 2007. Tapi intinya, itu merupakan tahun kebebasan, kelepasan, dan perlawanan terhadap kutuk. Naftali berarti to struggle and to win. Ada cerita dibalik ‘set free‘ ini. Ada suatu perjuangan. Hal yang paling menarik buat saya, apakah kemenagan seorang Naftali? Kemenangan seorang Naftali adalah kebebasan (freedom). Selain itu, Naftali bersama-sama dengan Zebulon adalah orang-orang yang berperang untuk Gideon dengan jumlah laskar yang luar biasa. Naphtali loves to take risks!
‘…bears beautiful fawns…’
Buat saya, ini suatu statement pelengkap kemenangan Naftali (I can hear him yelling out loud soon after Jacob finished his blessing for him). Ada kelahiran yang tidak biasa. Harus indah. Naftali melahirkan sesuatu yang indah, gak kurang daripada itu. Productivity and best quality, a perfect blessing. Naftali harus mengharapkan, harus bejuang, harus memenangkan, dan akhirnya harus melahirkan segala sesuatu yang TERBAIK. Dan itu menyenangkan, karena kata ‘harus’ disini bukan menandakan perintah, tapi kodrati. Seorang Naftali terlahir untuk menghasilkan hanya YANG TERBAIK.
About Naphtali he said:
“Naphtali is abounding with the favor of the LORD
and is full of his blessing;
he will inherit southward to the lake.” (Deu 33:23, NIV)

Naftali akhirnya tumbuh besar menjadi salah satu bani suku Israel (berkat Scot’s Emulsion, ku tumbuh besaaaaaar..). Di akhir riwayat Musa, bani Naftali mendapat bagian berkat, yaitu favor (perkenaan, kemurahan, sokongan) dan blessing (bersama katakan… amiiin). Dan gak tanggung-tanggung, semuanya didapatkan dengan melimpah (abounding), di Terjemahan Indonesia Baru, kenyang.
Rusa betina yang adalah pejuang dan pemenang, dan yang paling luar biasa bagi saya adalah adanya passion di setiap hal tentang nya. Gak bosenin, indah dan menarik.
Hal lain tentang berkat Musa ini adalah, kalo kita baca keseluruhan pasal 33 kitab Ulangan ini, maka secara spesifik Musa menyebutkan milik pusaka bani Naftali (tasik dan wilayah sebelah selatan). Nah, setelah research di dunia maya, ternyata wilayah ini mengacu pada Galilea, tempat Yesus pertama kali buat mujizat. Kalo kita buka Yesaya 9 yang berisi nubuatan tentang wilayah pusaka Naftali, dikatakan ‘Tuhan akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain’.
Ayat referensinya membawa kita ke Matius 4. Jadi, sehabis Yesus dibabtis air oleh Yohanes Pembaptis, dikatan Roh membawa Yesus ke padang gurun untuk dicobai. Dari padang gurun, oleh Roh juga, Yesus pergi ke Galilea, dan disanalah untuk pertama kali Yesus membawa pengurapan penuh Roh Kudus. Dia memanggil kedua belas murid, mengajar dan menyembuhkan, memberi penghiburan dan menyatakan diri dalam berbagai tanda dan mujizat. Adalah suatu kehormatan besar untuk tanah Naftali dan Zebulon. Saia pun mau menjadi orang yang pertama kali Tuhan dapati untuk mengerjakan pekerjaan Nya secara tuntas! Dan juga dikatakan, inilah wilayah bangsa-bangsa lain, haleluya!
Yang terakhir, Kejadian 49:21 dalam terjemahan KJV, dikatakan ‘…he giveth goodly words.’ Ada kabar baik dan kata-kata indah yang dilahirkan oleh Naftali. Dalam beberapa referensi yang saia dapatkan, dikatakan Naftali merupakan (istilahnya) Shakespeare nya suku Israel, hehe. Dalam 1Raja-raja 7:13, seorang Hiram dari bani Naftali adalah orang yang penuh dengan ketrampilan untuk membuat benda-benda logam bait suci. Juga, faktanya orang-orang dari bani Naftali terkenal sebagai pelari yang handal (great runners).
Kejadian 49:21 ini ga pernah lepas dari saya, sejak pertama banget dengar ayat ini, saia terpesona, dan sampai sekarang pun masih merasakan yang sama. Saya percaya, pembentukan dan rancangan Tuhan tentang saya melalui refleksi tentang Naftali adalah hal yang akan membuat saya lebih lagi terpesona.
Tuhan, jadikan aku indah, mulia di mata Mu, memiliki spirit yang berbeda bahkan diantara sesama orang percaya, menjadi pejuang dan selalu menang, seorang yang melahirkan karya dengan kualitas terbaik, seorang yang kenyang dengan berkat Mu, yang trampil dalam menyampaikan kabar baik, dan yang pertama-tama Engkau dapatin berkenan untuk mengerjakan kehendak Mu.
she’s a doe that set free, she will run after her Master, run after the Lord, Creator of all…